Cara identifikasi baterai LiPO yang masih layak digunakan

00.01
Sebagian dari beberapa fakta di lapangan yang pernah saya temui di dunia pesawat tanpa awak adalah kondisi baterai LiPO yang terkadang sulit diduga. Salah satunya adalah baterai LiPO tiba-tiba turun daya begitu cepat, sehingga drone tidak dapat menyelesaikan misi terbangnya. Fatalnya, baterai LiPO tidak dapat menyokong daya drone hingga posisi landing yang diinginkan, akibatnya drone mengalami crash.

Bagaimana cara identifikasi baterai LiPO yang masih layak digunakan?
Setelah saya bahas mengenai bagaimana cara merawat dan menggunakan baterai LiPO agar awet pada posting sebelumnya [Cek di sini], berikut saya share tentang bagaimana cara mengidentifikasi baterai LiPO yang masih layak digunakan, agar kejadian crash yang diakibatkan oleh baterai low bisa dihindari.

Untuk melakukan identifikasi, kita memerlukan perangkat pengukur tegangan baterai (Battere Checker). Adapun beberapa contoh alat pengukur tegangan baterai yang banyak beredar di pasaran dapat dilihat pada gambar berikut


Beberapa langkah identifikasi layak pakai baterai LiPO sebagai berikut:
(case study pada baterai LiPO 2200 mAH, 3 cell)

1. Pastikan pada saat cek voltase, nilai voltase masing-masing sel baterai tidak kurang dari 2.5V. Jika hal ini kita temukan pada baterai yang ada, maka bisa dipastikan baterai tersebut masuk kriteria tidak layak pakai.

2. Pastikan pada saat proses charging baterai tidak terasa panas di tangan. Jika muncul panas pada baterai LiPO saat proses charging berlangsung, hal tersebut mengindikasikan adanya performa baterai yang sudah menurun.

3. Charge baterai sampai penuh, dan pastikan voltase penuh mencapai antara 4.1 - 4.2V per sel.

4. Pastikan pengurangan voltase baterai pada rentang waktu 30 menit setelah dicharge penuh dan tidak digunakan, tidak lebih dari 0.2V per sel. Jika voltase sel baterai turun sampai di bawah 4V per sel, maka bisa disimpulkan performa baterai tidak layak.

5. Catat voltase sel baterai pada saat ini, kemudian simpan selama 72 jam di lokasi yang dingin dan kering. Jika setelah 72 jam voltase baterai berkurang lebih dari 0.1V maka bisa dipastikan baterai sudah tidak layak digunakan.

Jika baterai kita bisa melewati 5 langkah tes di atas, maka bisa disimpulkan baterai kita masih aman untuk digunakan. Selamat mencoba :D


Artikel Terkait

Latest
Previous
Next Post »