Battere LiPO untuk UAV kembung karena salah charging, berikut tips aman dalam charging battere LiPO

08.28
 Pernahkah Anda mengalami battere kembung setelah dicharge? Jika hal ini terjadi, kemungkinan ada hal yang salah dalam proses charging. Untuk menghindarinya, berikut adalah beberapa tips aman dalam mengisi daya (charging) batere LiPO :
  1. Pilih charger yang memiliki fungsi auto balance untuk menghindari pengisian daya berlebih dan battere kekurangan daya yang bisa menyebabkan kebakaran dan gagal fungsi
  2. Charger battere memiliki lampu led indikator untuk masing-masing cell (1,2 dan 3) dan juga indikator untuk status charging. pahami dan ketahui lebih lanjut mengenai maksud dari berbagai kedipan lampu/ indikator charging yang anda gunakan.
  3. Biasanya, untuk charger yang dilengkapi lampu indikator hijau dan merah, Saat proses charging, lampu led masing2 cell akan berwarna merah. Dan lampu status overall battere akan berwarna merah.
  4. Pada saat charging akan berakhir, lampu cell akan berkedip2 warna merah yang berarti sedang dalam proses auto balancing.
  5. Jika lampu status overall berkedip2 warna merah menandakan battere dalam keadaan overcharge dan akan dilakukan penyesuaian.
  6. Segera cabut battere dari charger, jika proses balancing terjadi lebih dari 30 menit atau setengah jam.
  7. Jika sesaat setelah dicharge battere mengalami kondisi sangat cepat habis dayanya/drop. Maka, hindari untuk menggunakan battere tersebut dalam jangka waktu yang lama. beri tanda khusus.
  8. Setelah penggunaan, biasanya battere LiPO akan terasa cukup panas. Hindari melakukan charging/pengisian daya battere pada saat kondisi battere masih panas. Coba sentuh battere dengan tangan, jika suhu masih panas, maka tunda untuk melakukan proses pengisian daya.
  9. Jika memungkinkan gunakan Tas/bungkus LiPO Guard yang didesain mampu untuk mencegah percikan api yang bisa mengakibatkan kebakaran pada saat charging, maupun penyimpnanan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »